Dansatgas TMMD Bengkulu Ingatkan Pentingnya Pengawasan di Proyek Rehab RTLH

Kota Bengkulu – Proses rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TMMD Reguler ke-130 Kodim 0407/Kota Bengkulu memerlukan pengawasan ekstra karena melibatkan pekerjaan konstruksi yang berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan. Menyikapi hal tersebut, Dansatgas TMMD, Kolonel Inf Condro Edi Wibowo, meminta seluruh personel dan masyarakat untuk mematuhi standar keselamatan kerja.

Menurut Condro, proses renovasi rumah lama tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Pembongkaran atap, pemasangan tiang, pengerjaan konstruksi, hingga penanganan instalasi listrik harus memperhatikan kondisi bangunan dan keamanan orang-orang di sekitarnya.

Ia menegaskan, setiap personel harus memahami risiko pekerjaan yang dilakukan dan tidak mengabaikan prosedur keselamatan meskipun pengerjaan terus dikebut untuk memenuhi target.

“Pengerjaan rehabilitasi rumah tidak layak huni melibatkan proses pengerjaan konstruksi, pembongkaran atap, pemancangan tiang, hingga kelistrikan. Saya minta seluruh prajurit dan warga yang membanjiri lokasi pengerjaan agar selalu waspada, menggunakan alat pelindung diri yang memadai, serta mematuhi prosedur keselamatan kerja,” tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan, Dansatgas meminta para komandan kompi di lapangan untuk aktif memantau kondisi personel, kelayakan peralatan, serta penempatan material bangunan. Pengawasan tersebut perlu dilakukan secara berkala agar potensi bahaya dapat diketahui dan ditangani sejak dini.

Kondisi struktur rumah yang sudah rapuh juga harus diperiksa sebelum pembongkaran maupun pemasangan bagian bangunan baru dilakukan. Jika ditemukan bagian yang berisiko runtuh, pekerjaan perlu dihentikan sementara hingga langkah pengamanan dapat diterapkan.

Selain itu, area pengerjaan harus ditata agar warga yang tidak berkepentingan tidak berada terlalu dekat dengan lokasi berbahaya. Koordinasi antara personel Satgas dan masyarakat menjadi bagian penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang tertib.

Condro menekankan bahwa prinsip zero accident atau nol kecelakaan kerja harus menjadi komitmen bersama selama pelaksanaan TMMD. Dengan pengawasan yang disiplin dan penerapan prosedur keselamatan, sasaran rehabilitasi RTLH diharapkan dapat diselesaikan tanpa mengabaikan keamanan personel maupun warga.

Melalui langkah tersebut, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0407/Kota Bengkulu berupaya memastikan pembangunan rumah bagi masyarakat tidak hanya menghasilkan hunian yang layak, tetapi juga dilaksanakan melalui proses kerja yang aman dan bertanggung jawab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *