KODIM 1605/BELU, Upacara penutupan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang diselenggarakan oleh Kodim 1605/Belu berlangsung penuh khidmat dan semarak. Selain menandai berakhirnya pengerjaan sasaran fisik dan non-fisik, penutupan ini diwarnai dengan kegiatan bakti sosial berupa pelayanan pengobatan gratis bagi masyarakat setempat.
Kegiatan yang dipusatkan di lapangan SDK Wetulan Desa Naas Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka tersebut dipimpin oleh Irdam IX/Udayana dan dihadiri oleh Bupati Malaka serta jajaran Forkopimda Kabupaten Malaka, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta ratusan warga sekitar yang antusias memanfaatkan layanan kesehatan.
Dandim 1605/Belu Letkol Arh Ariestyo Ardyanto, S.I.P.,M.H.I selaku Dansatgas TMMD 129 Kodim 1605/Belu menegaskan bahwa bakti sosial pengobatan gratis ini digelar sebagai bentuk kepedulian nyata TNI terhadap kesejahteraan dan kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.
“Pelayanan pengobatan gratis di acara penutupan TMMD ini kami hadirkan agar keberadaan Satgas TMMD 129 Kodim Belu memberikan manfaat langsung bagi kesehatan warga,” ujar Dandim 1605/Belu.
Layanan kesehatan gratis yang disediakan meliputi pemeriksaan kesehatan umum dan konsultasi dokter, pemeriksaan tekanan darah dan gula darah, pembagian obat-obatan gratis serta vitamin dan edukasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
Salah seorang warga setempat, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian TNI terhadap masyarakat pelosok yang kerap memiliki keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pengobatan gratis ini. Selain jalan di desa kami jadi bagus karena TMMD, kami juga bisa periksa kesehatan dan dapat obat tanpa bayar. Terima kasih banyak kepada bapak-bapak TNI,” ungkapnya.
Dengan berakhirnya penutupan resmi ini, seluruh sasaran fisik TMMD Kodim 1605/Belu diserahterimakan kepada pemerintah daerah untuk dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat. Program TMMD terbukti tidak hanya mempercepat pembangunan di daerah terisolir, tetapi juga mempererat jalinan silaturahmi antara prajurit TNI dan rakyat.
