Satgas TMMD 129 Sigap Padamkan Kebakaran Lahan di Pantai Pulau Tiga Bio, Api Jinak Kurang dari 10 Menit

BANGKA – Aksi cepat kembali ditunjukkan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0413/Bangka. Di tengah kesibukan menjalankan program pembangunan di Desa Deniang, personel Satgas bergerak sigap membantu memadamkan kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Pantai Pulau Tiga Bio, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, Sabtu (25/7/2026).

Kebakaran bermula saat api muncul di hamparan ilalang kering yang berada tidak jauh dari bibir pantai. Kepulan asap yang terlihat dari lokasi segera mengundang perhatian anggota Satgas TMMD yang sedang berada di sekitar area. Tanpa menunggu lama, mereka langsung menuju titik api dan berkoordinasi dengan warga serta petugas pemadam kebakaran.

Dengan memanfaatkan peralatan yang tersedia sembari menunggu dukungan mobil pemadam kebakaran, Satgas TMMD bersama masyarakat bahu-membahu mengendalikan kobaran api. Upaya cepat tersebut membuahkan hasil karena dalam waktu kurang dari 10 menit, api berhasil dilokalisasi sehingga tidak menjalar ke lahan yang lebih luas.

“Api muncul di ilalang. Kami langsung hubungi Satgas dan Damkar. Alhamdulillah tidak sampai 10 menit sudah bisa dipadamkan,” ujar salah seorang warga yang ikut membantu proses pemadaman.

Kepala Desa Deniang, Akbar Saukani, mengapresiasi respons cepat Satgas TMMD yang dinilai sangat membantu masyarakat menghadapi situasi darurat. Menurutnya, keberadaan personel TNI di desa memberikan rasa aman, terutama pada musim kemarau ketika ilalang kering mudah terbakar.

“Saya bersyukur dengan keberadaan Satgas TMMD. Kalau tidak ada Satgas, bisa dipastikan kebakaran semakin meluas. Apalagi di musim kemarau ini rumput ilalang kering serta tiupan kencang angin membuat api jadi ganas,” katanya.

Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0413/Bangka, Letkol CZI Yoga Febrianto, menegaskan bahwa kehadiran Satgas tidak hanya untuk menyelesaikan sasaran fisik pembangunan, tetapi juga menjadi garda terdepan membantu masyarakat dalam berbagai kondisi.

“Selain membangun, kami juga hadir untuk membantu masyarakat saat ada kejadian darurat seperti ini. Alhamdulillah api bisa cepat dipadamkan dan tidak ada korban,” ujarnya.

Peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa program TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan dan kepedulian TNI terhadap masyarakat. Di tengah ancaman kebakaran lahan yang meningkat saat musim kemarau, sinergi Satgas TMMD, pemerintah desa, petugas damkar, dan warga menjadi kunci mencegah dampak yang lebih besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *